News

Minggu, 4 September 2022 - 08:26 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Tidak Ada Kepanikan di Masyarakat, SPBU Kota Batu Terpantau Normal

Polres Batu – Usai Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan BBM, khususnya BBM jenis Pertalite dan Solar Subsidi. Jajaran Polres Batu langsung melakukan pemantauan dan pengamanan di SPBU di wilayah hukum Kota Batu guna memastikan tidak ada kepanikan dari masyarakat.

Anggota Polres Batu hingga jajaran Polsek secara sigap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi SPBU di masing-masing wilayahnya, Pada wilayah Kota Batu, SPBU di jalan Diponegoro terpantau dalam antrian normal.

Pantauan juga pada SPBU di Jalan Raya Dadaprejo Kecamatan Junrejo juga tergolong lancar dengan antrian yang normal. Begitu juga SPBU di Jalan Raya Songgoriti, SPBU Ngantang dan SPBU Kasembon yang berada di wilayah hukum Polres Batu terpantau aman.

Penyesuaian harga Pertalite dari yang sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, dan penyesuaian harga Solar Subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Harga BBM Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.
per tanggal 3 September 2022 pukul 14.30 WIB

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menyampaikan bahwa dalam pantauan personel yang melakukan pengecekan dan pengamanan pada SPBU Paska penetapan penyesuaian kenaikan harga BBM, situasi Kota Batu terpantau normal, aman dan kondusif.

“Usai ditetapkannya Penyesuaian kenaikan harga BBM oleh Pemerintah, kita pantau tidak ada kondisi panic buying dan masih dalam kondisi normal” terang Kapolres Oskar.

Sementara pantauan media, masyarakat pun terlihat tidak ada kepanikan di saat ada pengumuman kenaikan BBM. Hal itu seperti dikatakan seorang bernama Windu S. saat mengisi BBM di SPBU Jalan Raya Dadaprejo, bahwa kenaikan BBM dianggapnya biasa saja.

“Ya mau gimana lagi mas, biasa saja dan di ikuti saja” ucap pria berkacamata yang sehari-hari beraktifitas di Kota Batu.

Furkon, Salah satu Pengemudi truck asal Malang yang menuju Kota Batu, saat ditemui media,” Harga naik BBM itu sudah hal biasa dan saya enggak merespon, tetapi yang penting BBM tetap tersedia dan tidak langka, harapan kami sebagai masyarakat hanya mengikuti peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah, “tandasnya, Minggu (4/9/2022)

Dengan tidak adanya panic buying di wilayah Kota Batu, jajaran Kepolisian Polrea Batu bersama TNI tetap memantau dan berkoordinasi dengan pihak SPBU untuk memastikan stok BBM di wilayah Kota Batu aman.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

Baca Lainnya