Berita Hari Ini News

Kamis, 11 November 2021 - 03:22 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Salah Satu dari 12 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi FJN adalah Seorang Polisi  menjabat Kapolres.

Salah Satu dari 12 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif versi FJN adalah Seorang Polisi  menjabat Kapolres.

Surabaya – 10 Nov 2021,

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan yang dikenal sebagai seorang Polisi yang humanis dan religious, dinobatkan sebagai satu dari 12 Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif Jatim 2021 oleh Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN).

Penghargaan sebagai Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif diserahkan langsung oleh koordinator FJN Didi Rosadi di dalam acara apel pimpinan dan mendapat tepuk tangan riuh dari anggota serta para perwira yang ikut apel di lapangan Polresta Mojokerto.

“AKBP Rofiq ini prototipe polisi yang humanis, santun dan religius. beliau punya karakter yang kuat sebagai pemimpin sekaligus pengayom masyarakat,” tutur Didi Rosadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/11/2021) seperti yang dilansir media RRI.co.id.

AKBP Rofiq yang terlahir dari Keluarga Ponpes Nurul Huda dan Ponpes Darusssalam, Magelang dia juga dikenal dekat dengan ulama dan nahdliyin serta selalu menanamkan nilai-nilai religius dilingkungan tugasnya.

Hal ini bisa dilihat salah satunya saat beliau menjabat Kapolres Pasuruan yang berani memindahkan masjid yang sebelumnya berada dihalaman belakang Polres ke halaman depan Polres dengan bangunan yang lebih megah.

“AKBP Rofiq juga ikut menanamkan faham Islam Moderat yang Rahmatan Lil Alamin kepada anggotanya melalui pengajian rutin dengan merujuk pada kitab-kitab kuning karya sejumlah kiai besar, seperti Syekh Nawawi Al Bantany dan Hadratuss Syekh Hasyim Asy’ari,” ujar kader muda NU ini.

Sehingga menurut Jurnalis Harian Bangsa Surabaya ini, AKBP Rofiq dinilai layak mendapatkan penghargaan karena sejumlah kebijakan yang sudah dia lakukan.

Ditemui seusai acara, AKBP Rofiq menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Forkom Jurnalis Nahdliyin, mantan Kasat Reskrim Polres Malang, Kediri Kota dan Kabupaten Kediri ini mengaku bekerja sesuai perintah pimpinan, namun bila apa yang ia lakukan mendapat apresiasi, ia sangat menyukuri.

Sementara soal kitab kuning yang dijadikan pembelajaran bagi anggota, Rofiq beralasan itu merupakan produk asli karya ulama Nusantara.

“Di dalamnya mengajarkan tentang Islam moderat yang Rahmatan Lil Alamin,” pungkas Gus Rofiq sapaan akrabnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya