
BATU — Tim Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) gabungan memperketat penanganan menyusul kemunculan kembali titik api di kawasan Gunung Buthak. Pada Senin (7/9/2026) pukul 08.30 WIB, sebelum dimulai apel kesiapsiagaan di Pos Loket Pendakian Gunung Buthak yang dipimpin langsung oleh Administratur (ADM) Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Bpk. Kelik Djatmiko.
Apel tersebut menandai dimulainya operasi penanganan lanjutan dengan mengerahkan sebanyak 50 personel gabungan yang langsung bergerak mendaki menuju titik api di kawasan puncak di bawah komando ADM Perhutani.
Unsur kekuatan yang diterjunkan dalam operasi gabungan ini terdiri dari 20 personel BPBD, 15 personel Perhutani, 13 personel TNI, 12 personel Polri, serta 13 orang dari unsur relawan. Keterlibatan lintas sektoral ini menunjukkan solidnya sinergi dalam menghadapi darurat bencana alam di wilayah Kota Batu dan sekitarnya.
Kapolres Batu Polda Jatim AKBP Dr. Aries Purwanto yang dalam hal ini diwakili oleh Ps. Kasi Humas Iptu M.Huda menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk terus mendampingi dan membackup penuh seluruh upaya penanganan karhutla di lapangan, termasuk bersinergi dengan TNI, Perhutani, BPBD, dan para relawan.
“Polres Batu siap mengerahkan seluruh potensi yang ada untuk mendukung penanganan darurat ini. Keselamatan tim di lapangan serta perlindungan terhadap kelestarian kawasan hutan menjadi prioritas utama kami, sehingga koordinasi lintas instansi terus kita perketat,” tegas Kasi Humas
Dengan dikerahkannya tim gabungan secara langsung ke titik lokasi, diharapkan upaya pemadaman dapat berjalan lebih terukur, efektif, dan mengutamakan faktor keselamatan di tengah medan yang menantang.