KOTA BATU – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.
Melalui Program Basudewo Ditbinmas Polda Jatim dalam implementasi BINMAS PIONER, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sisir Aiptu Gatot Jarwanto bersama Petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Sisir melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi petani jagung manis di lahan milik Bapak Kholik, yang berada di Jalan Terusan Wilis Gang 7, RT 04 RW 08, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, Selasa (28/07/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan para petani dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan.
Dalam kunjungan itu, petugas meninjau lahan jagung manis seluas 500 meter persegi yang telah memasuki usia tanam satu bulan, sekaligus berdialog dengan petani mengenai kondisi tanaman dan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
“Kehadiran kami di tengah para petani merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat agar setiap permasalahan dapat segera ditindaklanjuti bersama pihak terkait,” ujar Aiptu Gatot Jarwanto.
Dalam dialog tersebut, Bapak Kholik menyampaikan bahwa para petani saat ini dihadapkan pada maraknya serangan tikus dan tupai yang kerap merusak tongkol jagung.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena dapat mengurangi kualitas maupun hasil panen apabila tidak segera dilakukan langkah penanganan.
“Serangan hama seperti tikus dan tupai menjadi perhatian bersama. Sinergi antara petani, PPL, dan Bhabinkamtibmas sangat penting agar solusi yang tepat dapat segera diterapkan demi menjaga produktifitas pertanian,” ungkap Petugas PPL Kelurahan Sisir.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan sambang ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.
Pendekatan yang humanis diharapkan mampu membangun kepercayaan sekaligus mendorong semangat para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Kami berharap petani tidak ragu menyampaikan setiap kendala yang dihadapi. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat dicarikan solusi bersama sehingga hasil panen tetap optimal,” tambah Aiptu Gatot Jarwanto.
Program BINMAS PIONER melalui kegiatan sambang petani menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan.
Kolaborasi antara aparat kepolisian, penyuluh pertanian, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sektor pertanian yang tangguh, produktif, dan berkelanjutan.
“Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab petani, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita optimistis mampu mewujudkan pertanian yang maju serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Aiptu Gatot Jarwanto.(*)