KOTA BATU – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Batu melalui peran aktif para Bhabinkamtibmas di wilayah binaannya.
Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Pendem Polsek Junrejo, Aipda Ibnu Mubarok, yang melaksanakan peninjauan lahan jagung milik warga di Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting ketahanan pangan nasional.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung milik warga sekaligus mempererat komunikasi dan sinergi antara Kepolisian dengan para petani.
Di sela kegiatan, Aipda Ibnu Mubarok berdialog dengan pemilik lahan dan warga sekitar terkait kondisi pertanian, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama masa tanam.
Komunikasi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus dukungan moral bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
Lahan jagung di Dusun Sekarputih tersebut menjadi salah satu potensi pertanian yang diharapkan mampu mendukung kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Selain melakukan pengecekan lahan, Aipda Ibnu Mubarok turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap situasi di sekitar area pertanian.
“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui peninjauan ini kami ingin memastikan para petani tetap semangat mengelola lahan serta merasakan kehadiran Polri sebagai mitra yang siap mendukung dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif,” ujar Aipda Ibnu Mubarok.
Lingkungan yang aman dan kondusif dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan aktivitas pertanian masyarakat.
Polri melalui fungsi Bhabinkamtibmas tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk pertanian dan ketahanan pangan.
Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui lebih dini sehingga solusi dan koordinasi dapat segera dilakukan.(*)