Skip to content
Menu
Website Info Kota Batu ini NEWS
  • BERANDA
  • PROFIL
  • NEWS
  • BERITA HARI INI
  • INFO LANTAS
  • KEARIFAN LOKAL
  • WISATA BATU
  • HUBUNGI KAMI
Website Info Kota Batu ini NEWS

Dari Upacara Bendera, Bhabinkamtibmas Tanamkan Nilai Toleransi dan Cegah Perundungan Sejak Dini

Posted on Januari 12, 2026Januari 12, 2026

Batu, Malang – Dalam rangka membangun kesadaran hukum dan karakter sejak dini, Bhabinkamtibmas Desa Sukomulyo Polsek Pujon, Aiptu Momon, hadir menjadi Pembina Upacara Bendera di SDN 04 Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Senin (12/01/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri mendekatkan diri dengan dunia pendidikan dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta keamanan kepada generasi muda.

Upacara berlangsung khidmat di halaman sekolah dengan diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf SDN 04 Sukomulyo.

Dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara, Aiptu Momon menyampaikan pesan penting tentang bahaya perilaku bullying (perundungan) di lingkungan sekolah.

Dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, ia menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga perundungan verbal, psikologis, dan melalui media sosial.

“Bullying bisa berbentuk mengejek, memukul, mengucilkan, atau menyebarkan berita tidak benar tentang teman. Ini sangat berbahaya karena bisa melukai perasaan, membuat anak tidak semangat sekolah, bahkan berakibat fatal pada mental dan prestasi belajar,” tegas Aiptu Momon.

Ia juga mengajak seluruh siswa untuk menjadi pelopor kebaikan di sekolah : saling menghargai, menghormati perbedaan, dan melaporkan kepada guru atau orang tua jika melihat atau mengalami perundungan.

“Kita harus berani melawan bullying dengan cara yang baik : tegur dengan sopan, jangan ikut-ikutan, dan laporkan. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk semua,” tambahnya.

Tak hanya tentang bullying, dalam kesempatan tersebut Aiptu Momon juga menyisipkan pesan-pesan moral tentang pentingnya menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta rajin belajar untuk meraih cita-cita.

Dengan terjun langsung ke sekolah, diharapkan polisi dapat menjadi figur sahabat anak yang dapat memberikan pemahaman tentang hukum, keamanan, dan nilai-nilai sosial.

Usai upacara, Aiptu Momon juga menyempatkan berdialog dengan sejumlah guru dan staf sekolah mengenai kondisi Kamtibmas di lingkungan sekolah serta koordinasi terkait pencegahan kenakalan remaja dan kekerasan terhadap anak.

“Ini adalah upaya preventif kami. Dengan mendekatkan diri ke sekolah, kami ingin anak-anak melihat polisi sebagai pelindung dan sahabat, bukan sesuatu yang menakutkan. Harapannya, mereka tumbuh dengan kesadaran hukum dan karakter yang baik,” pungkas Aiptu Momon.(*)

©2026 Website Info Kota Batu ini NEWS | Powered by SuperbThemes