
KOTA BATU – Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, memimpin apel pagi gabungan untuk memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran terkait langkah-langkah yang akan ditempuh dalam menghadapi Operasi Lilin 2025 dan masa libur Natal serta Tahun Baru (Nataru).Senin (15/12/2025)
Dalam arahannya, Kapolres menekankan tiga fokus utama yang harus diantisipasi oleh personel:
1. Analisis Situasi dan Isu Nasional
Kapolres meminta jajaran untuk selalu update dan waspada terhadap dinamika isu-isu nasional yang sedang menjadi trending topic, termasuk:
-
Isu Premanisme: Peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang diakibatkan oleh aksi premanisme, termasuk di objek wisata.
-
Isu Penugasan Polri di Luar Struktur: Kapolres menegaskan kembali bahwa penugasan personel Polri di luar struktur tetap mengacu pada peraturan yang berlaku (Perkap dan Perpol) serta Undang-Undang Polri, dimana Perkap No. 10 Tahun 2025 bersifat sebatas penegasan.

2. Kesiapsiagaan Nataru di Kota Wisata
Kapolres menyoroti pekerjaan harian di Kota Batu yang sarat dengan kegiatan keagamaan akhir tahun dan perayaan Natal.
-
Dukungan Pariwisata: Kegiatan Nataru kali ini ditandai dengan gencarnya upaya hotel dan tempat wisata menarik pengunjung, yang menuntut dukungan keamanan maksimal dari Polri, terutama mengingat adanya isu iklim yang tidak kondusif (cuaca ekstrem).
3. Fokus Operasi dan Kesiapan Bencana

Kapolres memerintahkan personel untuk memprioritaskan kesiapan teknis lapangan menjelang Operasi Lilin Semeru 2025.
-
Titik Rawan (Blackspot): Lokasi blackspot (titik rawan kecelakaan dan bencana) harus dipetakan ulang dan diaktifkan. Hal ini didasari adanya pergeseran titik rawan baru. Koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang telah melakukan penyusuran sungai juga ditekankan.
-
Patroli Tagging: Patroli rutin diwajibkan untuk mendatangi seluruh lokasi yang telah ditandai (tag) sebagai titik rawan.
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem: Kapolres mewaspadai potensi kemacetan yang dipicu oleh hujan dan angin tinggi. Data BMKG yang aktif melaporkan situasi cuaca setiap 10 menit (menggunakan dua radar satelit) harus menjadi acuan dalam penempatan personel.
-
Kehadiran Pos dan Peran Perwira: Kehadiran pos-pos terdekat sangat dibutuhkan untuk respons cepat. Kapolres secara khusus menekankan agar setiap Perwira wajib memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah di lapangan (problem solving).
Kapolres memerintahkan kepada Seluruh jajaran untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keselamatan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa libur Nataru. Polres Batu akan terus berupaya maksimal, bekerja dengan integritas dan profesionalisme, demi mewujudkan pelayanan terbaik dan kehadiran yang Presisi bagi seluruh masyarakat.