Kota Batu – Di tengah situasi cuaca yang tidak menentu dengan potensi hujan lebat dan angin kencang, Bhabinkamtibmas Desa Gunungsari, Polsek Bumiaji, Aipda Andri Yudi, kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat.
Kali ini, ia melaksanakan kegiatan sambang dan dialog interaktif di wilayah Dusun Pagergunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jum’at (12/12/2025).
Tidak sekadar menyapa, kegiatan ini membawa dua pesan penting : adaptasi terhadap cuaca ekstrem dan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, khususnya penipuan online.
Bertempat di rumah warga Dusun Pagergunung, Aipda Andri Yudi menyambangi warga dengan pendekatan yang akrab dan penuh empati.
Mengingat Desa Gunungsari yang terletak di kawasan perbukitan, dampak cuaca buruk menjadi perhatian serius.
Aipda Andri Yudi menyampaikan himbauan praktis untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem, sekaligus menerapkan pola hidup sehat di tengah kondisi tersebut :
1. Kewaspadaan Bencana : Warga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir bandang, dan pohon tumbang. Warga diminta memantau kondisi lingkungan sekitar, terutama di lereng-lereng curam dan area aliran air.
2. Mitigasi Diri dan Lingkungan : Aipda Andri mengajak warga untuk melakukan pembersihan saluran air (drainase) dari sampah dan material longsor, mengamankan benda-benda yang mudah terbang atau roboh di halaman rumah, serta memangkas dahan pohon yang rapuh.
3. Pola Hidup Sehat di Cuaca Buruk : Ditekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan untuk mencegah penyakit yang rentan muncul di musim penghujan seperti ISPA, demam berdarah, dan diare.
“Kondisi cuaca yang tidak mendukung harus diimbangi dengan perilaku hidup yang lebih sehat dan waspada,” ujarnya.
4. Sistem Komunikasi Darurat : Warga diingatkan untuk menyimpan nomor-nomor darurat, termasuk kontak Bhabinkamtibmas, Polsek Bumiaji, BPBD, dan puskesmas. Juga dihimbau untuk segera melaporkan ke pihak berwajib jika menemukan kondisi darurat atau kerusakan infrastruktur.
Aipda Andri Yudi juga menyampaikan edukasi tentang kejahatan siber, khususnya penipuan online.
Dengan bahasa yang mudah dipahami, Aipda Andri membeberkan modus-modus yang kerap terjadi:
1. Iming-iming Hadiah dan Undian Berhadiah : Warga dihimbau untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran hadiah dari akun tidak dikenal yang meminta data pribadi atau sejumlah uang untuk administrasi.
2. Phishing dan Pencurian Data : warga diajarkan untuk tidak sembarangan mengklik tautan yang diterima via WhatsApp atau media sosial, serta tidak membagikan OTP dan data sensitif seperti PIN atau nomor kartu kredit kepada siapapun.
3. Penipuan Investasi Bodong dan Pinjaman Online Ilegal : Aipda Andri mengingatkan agar warga tidak terjebak investasi yang menjanjikan keuntungan fantastis dalam waktu singkat, serta sangat berhati-hati dengan aplikasi pinjaman online yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kapolsek Bumiaji, AKP Anton Hendry Subagijo, S.H., menyatakan bahwa kegiatan sambang dengan tema multidimensi seperti ini sangat efektif.
“Ini adalah bentuk pelayanan polisi yang adaptif dan kontekstual. Kami tidak hanya menjaga keamanan fisik, tetapi juga melindungi warga dari ancaman di dunia maya dan risiko bencana. Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam membangun ketahanan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui sambang yang humanis dan informatif ini, Aipda Andri Yudi telah memperkuat perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu menjawab tantangan kekinian.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan warga Desa Gunungsari, baik dalam menghadapi tantangan alam maupun modus kejahatan modern di era digital.(*)