Batu, alang – Dalam upaya membangun kesadaran kolektif akan keamanan dan kesiapsiagaan bencana, Bhabinkamtibmas Desa Banjarejo, Polsek Ngantang, Bripka Andrik Sujiono, melaksanakan patroli dialogis yang melibatkan secara aktif tokoh pemuda.
Kegiatan yang berpusat di kediaman Bapak Darto, Dusun Laju, Desa Banjarejo, Minggu (07/12/2025) secara khusus mengangkat dua tema penting : himbauan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan antisipasi bencana alam tanah longsor yang kerap mengancam di musim penghujan.
Patroli dialogis ini mengambil bentuk pertemuan tatap mula yang akrab dan partisipatif, mengedepankan pendekatan kekeluargaan.
“Pemuda adalah tulang punggung dan energi positif desa. Hari ini, kami ingin bersinergi. Tidak hanya menjaga dari gangguan sosial, tetapi juga bersiap menghadapi ancaman alam, khususnya tanah longsor yang beberapa titik rawan di Desa Banjarejo,” ujar Bripka Andrik.
Fokus pertama patroli dialogis adalah himbauan kamtibmas.
Bripka Andrik mengajak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan, seperti peredaran narkoba di kalangan remaja, tawuran, pencurian, dan tindak kriminalitas lainnya.
“Mata dan telinga pemuda inilah yang paling tajam di kampung. Kami himbau untuk segera melaporkan hal-hal mencurigakan, orang asing yang berkeliaran tanpa keperluan jelas, atau kegiatan yang berpotensi meresahkan warga. Mari kita jaga bersama suasana aman dan kondusif di Banjarejo,” imbuhnya.

Penyampaian Layanan darurat Call Center 110 juga kembali disampaikan agar dapat dimanfaatkan dengan tepat.
Fokus kedua, dan menjadi perhatian khusus mengingat kondisi geografis, adalah antisipasi bencana tanah longsor.
Desa Banjarejo, terutama di beberapa dusun yang terletak di lereng, memiliki sejumlah titik rawan longsor.
“Kita tidak bisa melawan alam, tetapi bisa mempersiapkan diri. Kami himbau untuk memperhatikan tanda-tanda alam, seperti munculnya retakan tanah di tegalan, air sumur yang keruh tiba-tiba, atau pepohonan yang mulai miring. Segera laporkan ke perangkat desa atau kami jika melihat tanda-tanda itu,” jelas Bripka Andrik.
Bapak Darto, selaku tuan rumah, menyambut baik inisiatif patroli dialogis ini.
Kapolsek Ngantang, Iptu Eka Yuliandri Aska, menyatakan bahwa model patroli dialogis yang melibatkan unsur strategis seperti pemuda dan mengangkat isu spesifik (kamtibmas dan kebencanaan) akan terus dikembangkan di seluruh desa.
“Ini adalah bentuk policing yang proaktif dan adaptif. Kami tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung membangun kesadaran dan kesiapsiagaan. Sinergi dengan pemuda adalah kunci menciptakan sistem keamanan swadaya dan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana,” kata Iptu Aska.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan Desa Banjarejo, baik dari aspek sosial maupun dalam menghadapi tantangan alam.(*)