Skip to content
Menu
Website Info Kota Batu ini NEWS
  • BERANDA
  • PROFIL
  • NEWS
  • BERITA HARI INI
  • INFO LANTAS
  • KEARIFAN LOKAL
  • WISATA BATU
  • HUBUNGI KAMI
Website Info Kota Batu ini NEWS

Pelaku Pencabulan di Ponpes Kota Batu Resmi Tersangka, Modus Latihan Istinja ke Santriwati

Posted on Mei 22, 2025

Polisi resmi menetapkan tersangka dalam kasus pencabulan yang terjadi di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kota Batu, Jawa Timur. Pelaku menggunakan modus berpura-pura memberikan pelatihan istinja (membersihkan diri usai buang air) kepada santriwati.

Tersangka berinisial AMH, seorang pria berusia 69 tahun yang merupakan kerabat dari pihak keluarga pondok, namun bukan bagian dari pengurus ponpes yang berlokasi di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.

Penetapan tersangka ini disampaikan langsung oleh Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, dalam konferensi pers pada Kamis (22/5/2025). Ia menjelaskan bahwa proses penyidikan membutuhkan waktu cukup lama karena harus menunggu hasil visum dan pengumpulan bukti lainnya.

“Peristiwa ini terjadi pada September 2024, dengan korban dua santriwati yang masih berusia sekitar 7 tahun. Tersangka mengaku sebagai pengurus ponpes, padahal bukan,” ungkap Andi.

Menurut Andi, pelaku melancarkan aksinya dengan dalih melatih istinja. Padahal, tidak hanya tidak berwenang, tindakan itu seharusnya dilakukan oleh pengasuh perempuan.

“Modusnya seolah-olah mengajari istinja. Tapi dia bukan pengasuh, bukan keluarga korban. Bahkan, aksinya dilakukan lebih dari satu kali,” tegasnya.

Proses pembuktian kasus ini juga memerlukan dua kali visum untuk memperkuat hasil temuan awal. “Hasil visum kedua memperkuat hasil pertama, dan keterangan dari korban sangat kuat serta konsisten,” tambahnya.

Atas perbuatannya, AMH dijerat Pasal 82 ayat (1) jo. Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Namun, polisi memutuskan untuk tidak menahan pelaku karena pertimbangan usia lanjut dan dinilai tidak berpotensi melarikan diri. “Usianya sudah 69 tahun dan dia adalah kerabat dari tokoh masyarakat. Kami nilai tidak akan kabur,” kata Andi.

Kasus ini terbongkar setelah salah satu korban menceritakan kepada orang tuanya bahwa ia kerap mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari pelaku. Selama lebih dari satu tahun tinggal di ponpes, korban mengaku mengalami pelecehan disertai ancaman, termasuk dicubit oleh pelaku agar tidak melapor.

Pos-pos Terbaru

  • Polda Jatim Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Semangat “Polri untuk Masyarakat” Juli 1, 2026
  • Hari Bhayangkara ke-80, Polri Tegaskan Komitmen Pengabdian melalui Tema “Polri untuk Masyarakat” Juli 1, 2026
  • Polri Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Korbrimob Cikeas Juli 1, 2026
  • Kortastipidkor Polri Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Kerja Sama Penjualan BBM Pertamina Patra Niaga–PT AKT, Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar Juli 1, 2026
  • Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama Juli 1, 2026

Arsip

Tag

#2020 #banjir #batuexplore #bencanaalam #gussholah #kotabatu #kotawisatabatu #open #pencaksilat #polresbatu #polresbatutanggapbencana #sholatghoib #songgoriti #tanahlongsor #tnipolri #tournament AKBP I Nyoman Yogi Hermawan AKBP INyoman Yogi Hermawan bpcphrikotabatu Cegahcorona cek Dewanti Rumpoko Humas Polres Batu Kapolres Batu Kaspolres Batu Kota Wisata Batu phri Polda Jatim Polres Batu Polresta Sidoarjo Polsek Batu Polsek Junrejo Polsek Ngantang Polsek Pujon rutin Satlantas Polres Batu Satlantas Resbatu senjataapi Walikota Batu
©2026 Website Info Kota Batu ini NEWS | Powered by SuperbThemes