Kota Batu – Kasat Binmas Polres Batu AKP Hendik mewakili Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri Upacara Bendera dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang digelar di halaman MAN Kota Batu, Jalan Patimura No. 25, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, Sabtu (03/01/2026).
Upacara berlangsung dengan khidmat dan tertib, dipimpin oleh H. Nurohman, S.H., M.H., selaku Inspektur Upacara.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar ±250 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta undangan lainnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wali Kota Batu H. Nurohman, S.H., M.H., Wakil Wali Kota Batu H. Heli Suyanto, S.H., M.H., Kapten Arh Jumawi selaku Danramil 0818-02/Batu mewakili Dandim 0818/Malang-Batu, AKP Hendik selaku Kasat Binmas Polres Batu mewakili Kapolres Batu, Budi Satrio Gunadi, S.H. (Auditor Pertama Kejaksaan Negeri Batu), Wakil Ketua II DPRD Kota Batu H. Ludi Tanarto, S.P., Ketua TP PKK Kota Batu Ny. Siti Faujiyah Nurochman, S.Pd., Ketua MUI Kota Batu KH. Abdullah Tohir, Ketua FKUB Rubai, Ketua PCNU Kota Batu Takim, S.Pd., M.Pd., Ketua PD Muhammadiyah Kota Batu Salis Rifai, serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya.
Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa peringatan Hari Amal Bakti ke-80 diawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti upacara dalam keadaan sehat.

Disampaikan pula rasa syukur atas perjalanan panjang Kementerian Agama yang telah melintasi berbagai dinamika sejarah bangsa, mampu bertahan, beradaptasi, dan terus memberikan kontribusi nyata di tengah tantangan zaman.
Tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang produktif. Kerukunan dimaknai sebagai sinergi yang mampu merajut perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif demi kemajuan bangsa, sejalan dengan hakikat berdirinya Kementerian Agama sebagai kebutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.
Lebih lanjut disampaikan, selama delapan dekade Kementerian Agama berperan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.
Peran tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, pemeliharaan kerukunan berbasis nilai kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan peran agama sebagai sumber solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Semangat Kemenag Berdampak terus diimplementasikan melalui transformasi digital guna menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat.
Penguatan ekonomi umat melalui pesantren dan pengelolaan dana sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, serta filantropi lintas agama juga terus dikembangkan. Di bidang pendidikan, madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan. Program Desa Sadar Kerukunan menjadi bukti bahwa nilai-nilai toleransi dan persatuan tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi hadir nyata di tengah masyarakat.

Menutup amanatnya, Menteri Agama mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk mampu menjawab tantangan era modern, termasuk perkembangan kecerdasan buatan dan dunia VUCA, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang moderat, menyejukkan, dan mempersatukan, sehingga Indonesia dapat melangkah menuju masa depan yang damai, maju, dan bermartabat.
Sementara itu, mewakili Kapolres Batu, Kasat Binmas Polres Batu AKP Hendik menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI di Kota Batu.
“Polri, khususnya Polres Batu, sangat mendukung tema Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju. Kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, kami optimistis Kota Batu akan tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar AKP Hendik.
AKP Hendik juga menegaskan bahwa Polres Batu siap terus bersinergi dengan Kementerian Agama, Forkopimda, serta seluruh komponen masyarakat dalam menjaga toleransi, memperkuat persatuan, dan mewujudkan situasi kamtibmas yang aman serta harmonis di wilayah Kota Batu.
Upacara peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan sinergi lintas sektor demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju, dan berkeadaban.(*)