Kota Batu, Kamis 4 Desember 2024 – Dalam rangka mendukung program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan tahun 2025, Satuan Intelkam (Intelijen dan Keamanan) Polres Batu melaksanakan kegiatan monitoring terhadap penyelenggaraan Pasar Murah.
Kegiatan yang berlangsung di Halaman Balai Desa Mojorejo, Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini merupakan hasil sinergi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Diskumperindag) Kota Batu.
Kegiatan pasar murah yang dihadiri ±100 orang warga tersebut bertujuan untuk memberikan akses terhadap bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, sekaligus menstabilkan harga di tingkat konsumen.
Kehadiran personel Intelkam dalam kegiatan ini bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), tetapi juga untuk memastikan kelancaran distribusi, mencegah potensi penimbunan atau spekulasi, serta mengamati dinamika pasar secara langsung sebagai bahan analisis kamtibmas.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, antara lain Kepala Desa Mojorejo, Bapak Rudjito; Kepala UPT Pengembangan Mutu Produk Industri (PMPI) Malang, Bapak Indra Harianto; Kepala Seksi Produk Industri, Sdr. Kuswandik; perwakilan Disperindag Provinsi Jawa Timur, Sdr. Handoyo; beserta staf Diskumperindag Kota Batu dan perangkat Desa Mojorejo.
Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Intelkam, Iptu Agus Sulistiono, S.T., M.Si., menegaskan bahwa peran Intelkam dalam kegiatan seperti ini bersifat preemptif dan preventif.
“Monitoring kami lakukan untuk memastikan program pemerintah yang sangat positif ini berjalan sesuai tujuannya, yaitu tepat sasaran, lancar, dan aman. Kami juga ingin memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan momen ini untuk kegiatan yang dapat mengganggu stabilitas harga atau menimbulkan gejolak di masyarakat. Ini adalah bagian dari tugas Intelkam untuk membaca situasi secara dini,” jelas Iptu Agus sapaan akrab Kasat Intelkam.
Pasokan komoditas untuk pasar murah ini berasal dari Badan Urusan Logistik (Bulog), yang mendroping sembako langsung ke lokasi. Alokasi dan harga yang diterapkan sangat bersubsidi dan jauh di bawah harga pasaran, antara lain :
• Beras SPHP: 300 paket (1.500 kg) dengan harga Rp 55.000 per 5 kg.
• Beras Premium Jatim Cettar & Centra Ramos: Masing-masing 100 kg, dijual Rp 70.000 per 5 kg.
• Gula Pasir: 100 kg dengan harga Rp 16.000 per kg.
• Telur: 50 kg seharga Rp 24.000 per kg.
• Minyak Kita: 120 liter dengan harga Rp 15.000 per liter.
• Tepung Terigu: 24 kg seharga Rp 10.000 per kg.
• Bawang Merah & Putih: Masing-masing 10 kg, dijual Rp 32.000 dan Rp 28.000 per kg.
Kepala Desa Mojorejo, Bapak Rudjito, menyampaikan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pasar murah.
“Ini sangat membantu warga, terutama ibu-ibu rumah tangga dan keluarga kurang mampu, untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang stabil. Kehadiran bapak-bapak Polisi juga membuat kegiatan ini tertib dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Diskumperindag Kota Batu menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi dari instruksi pemerintah pusat dan provinsi untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Harga yang kami patok ini sudah sangat diturunkan. Harapannya, selain membantu perekonomian warga, juga bisa menjadi acuan harga yang sehat di pasaran,” jelasnya.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi.
Mereka mengantri dengan tertib untuk mendapatkan sembako murah.
Personel Sat Intelkam yang berpakaian preman dan seragam turut mengamati jalannya antrian, berinteraksi dengan warga, dan memastikan tidak terjadi pelanggaran atau ketidaktertiban.
Kegiatan monitoring oleh Sat Intelkam Polres Batu ini menunjukkan pendekatan Polri yang holistik dalam menjaga stabilitas nasional, di mana aspek keamanan tidak terlepas dari aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan memastikan berjalannya program pasar murah, Polri turut serta dalam menjaga ketahanan pangan dan meredam tekanan inflasi di tingkat akar rumput, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap terciptanya kamtibmas yang kondusif di Kota Batu.(*)